• UGM
  • IT Center
Universitas Gadjah Mada TEKNOLOGI MESIN & ALAT
PENGOLAH KAKAO – COKELAT
Universitas Gadjah Mada
  • Home
  • Tentang Kami
    • Kontak
  • Penghargaan
  • Publikasi
    • Publikasi Ilmiah
    • Seminar
    • Pemberitaan Media
    • Video
  • Artikel
    • Pengolahan Kakao
    • Pengolahan Cokelat
    • Pengolahan Produk Berbasis Cokelat
    • Standard Kualitas Kakao-Cokelat
  • Komunitas
  • Beranda
  • Artikel
  • Pengolahan Cokelat
Arsip:

Pengolahan Cokelat

Pengabdian Tim Kakao FTP UGM: Penerapan Teknologi Tepat Guna untuk Upgrade UMKM Taman Kakao di Kulon Progo

ArtikelBeritaPengolahan CokelatStandard Kualitas Kakao-Cokelat Friday, 7 November 2025

Yogyakarta, 6 November 2025 — Dalam upaya memperkuat kapasitas UMKM berbasis agroindustri, Tim Kakao FTP UGM dari Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB), Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat melalui penyerahan alat dan pelatihan pengolahan cokelat di Taman Kakao, Kalibawang, Kulon Progo.

Tim Kakao FTP UGM diketuai oleh Dr. Arifin Dwi Saputro dengan anggota Dr. Radi, Dr. Arima Diah Setyowati, dan Hilda Maya Sintia Dewi, M.Sc.. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen FTP UGM dalam mendukung pengembangan UMKM melalui penerapan teknologi tepat guna (TTG) dan pendampingan inovatif di bidang rekayasa pascapanen dan pengolahan hasil pertanian. read more

Dr. Arifin Dorong Inovasi Hilirisasi Kakao melalui Talkshow Tani On Stage 2025

ArtikelPengolahan CokelatPengolahan KakaoStandard Kualitas Kakao-CokelatWorkshop Wednesday, 22 October 2025

Yogyakarta, 21 Oktober 2025 — Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (DTPB FTP UGM), turut berperan aktif dalam kegiatan Talkshow Tani on Stage (TOS) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Biro Komunikasi dan Layanan Informasi di Aula Utama Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta–Magelang.
Kegiatan ini mengangkat tema “Inovasi Hilirisasi Kakao: Dari Biji ke Cokelat Bernilai Tambah” dan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat program hilirisasi perkebunan yang merupakan wujud implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian, Dr. Andi Amran Sulaiman. read more

Tim Peneliti Cokelat FTP UGM Tampilkan Inovasi Berbasis Rumput Laut dalam Pameran Sinergi UGM–BRIN

ArtikelBeritaPengolahan CokelatPengolahan Produk Berbasis CokelatPublikasi Friday, 3 October 2025

Yogyakarta, 1 Oktober 2025 — Tim Peneliti Cokelat dari Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM) menampilkan inovasi produk berbasis rumput laut dalam ajang Workshop dan Pameran “Pengelolaan Biodiversitas dan Penguatan HKI untuk Masa Depan Berkelanjutan: Sinergi UGM–BRIN” yang berlangsung di Rektorat UGM. Tim riset ini dipimpin oleh Dr. Arifin Dwi Saputro, dengan anggota Dr. Sri Rahayoe dan Dr. Arima Diah Setiowati .

Dalam kegiatan tersebut, tim memperkenalkan hasil penelitian berjudul “Inovasi Pemanfaatan Polisakarida Berbasis Rumput Laut pada Produk Cokelat sebagai Upaya Diversifikasi dan Peningkatan Ketahanan Pangan.” Pameran ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional, di antaranya Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Dewan Pengarah BRIN, Sri Sultan Hamengkubuwana X, serta Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K), Ph.D. read more

Talkshow 20 Tahun Cokelat Monggo: Dr. Arifin Berbagi 7 Parameter Penting dalam Menghasilkan Cokelat Berkualitas

ArtikelBeritaPengolahan CokelatPengolahan KakaoPengolahan Produk Berbasis CokelatStandard Kualitas Kakao-Cokelat Tuesday, 22 July 2025

Yogyakarta, 29 Mei 2025 — Dalam rangka memperingati ulang tahunnya yang ke-20, Cokelat Monggo, salah satu pelopor produsen cokelat premium asli Indonesia, menggelar talkshow bertajuk “Sinergi Masa Depan untuk Kakao Indonesia” di Lobby Pakuwon Mall Yogyakarta. Talkshow ini menjadi wadah diskusi lintas sektor yang menghadirkan para pakar, pelaku usaha, peneliti, hingga petani kakao untuk bersama-sama membahas masa depan industri kakao Indonesia.

Hadir sebagai narasumber, Dr. Arifin Dwi Saputro, dosen Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM), turut berbagi wawasan mengenai pentingnya penerapan standar kualitas dalam produk cokelat Indonesia agar mampu bersaing di pasar nasional maupun global. Selain Dr. Arifin, turut hadir Thierry Dethournay, pendiri Chocolate Monggo, Dr. Soetanto Abdullah, Ketua Dewan Kakao Indonesia, serta Bapak Sumadi, petani kakao asal Gunungkidul yang mewakili pelaku usaha hulu di sektor ini. read more

White chocolate Compound Aneka Rasa dari Aneka Padatan Non-Susu [Diskusi Paper]

Pengolahan Cokelat Sunday, 7 March 2021

Secara umum cokelat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu dark chocolate, milk chocolate dan white chocolate. Berbeda dengan dua cokelat lainnya, white chocolate sama sekali tidak mengandung padatan kakao melainkan padatan susu. Maka dari itu, di Amerika dan Eropa white chocolate sering tidak diakui sebagai salah satu kategori cokelat. Akan tetapi di Indonesia sendiri white chocolate banyak digemari karena memiliki rasa yang unik dan cenderung manis tanpa ada rasa pahit seperti halnya cokelat biasa. Bahkan saat ini banyak pelaku usaha yang mengembangkan white chocolate dengan berbagai varian rasa mulai dari rasa matcha, buah-buahan, hingga rempah-rempah. read more

Cokelat Rendah Kalori : Stevia-Inulin Sebagai Pemanis Aternalif Cokelat [Diskusi Paper]

Pengolahan Cokelat Saturday, 7 March 2020

Keberadaan gula pada cokelat dianggap sebagai komponen penting selain memberikan rasa manis, gula mampu meningkatkan aroma cokelat. Jika gula digiling bersama dengan kakao, beberapa rasa kakao yang mudah menguap tertarik oleh gula amorf. Permukaannya sangat reaktif dan menyerap rasa dan aroma apa pun yang dekat dengan gula lalu memberikan flavour cokelat yang lebih kuat. Sukrosa adalah gula yang paling umum digunakan dalam industri cokelat. Sukrosa menyumbang lebih dari 40-50% padatan yang didispersikan dalam lemak (Beckett, 2008). read more

Proses Pengolahan Cokelat Dengan Metode Alternatif: Ball Mill – Stone Melanger

ArtikelPengolahan Cokelat Thursday, 15 August 2019

Proses pembuatan cokelat secara konvensional hanya sesuai untuk diterapkan pada skala industri dengan kapasitas besar dan proses yang berkelanjutan. Beragamnya alat dengan konsumsi energi tinggi menyebabkan pengolahan konvensional membutuhkan biaya investasi dan operasional yang cukup besar. Selain itu, dibutuhkan pula tenaga yang terampil untuk pengoperasian dan pemeliharaan alat. Hal ini tentunya menjadi keterbatasan bagi industri kecil dan para petani kakao di Indonesia untuk memproduksi cokelat sendiri karena harga mesin pengolah cokelat yang sulit dijangkau. Sekitar 90 – 95 % kakao di dunia diproduksi oleh petani kecil yang relatif berpenghasilan rendah. Oleh karena itu, proses alternatif sangat dibutuhkan agar pembuatan cokelat dapat dilakukan pada skala kecil. read more

Proses Pengolahan Cokelat Dengan Metode Konvensional (3): Tempering – Moulding

ArtikelPengolahan Cokelat Wednesday, 7 August 2019

Setelah proses conching selesai, proses berikutnya yang harus dilakukan adalah tempering. Tempering merupakan perlakuan termo-mekanis dari pasta cokelat untuk menciptakan sejumlah kristal lemak yang tersebar secara homogen dan sangat stabil dalam jenis dan ukuran yang tepat. Kristal ini bertindak sebagai benih pada pertumbuhan kristal untuk memastikan bahwa struktur kristal yang terbentuk kompak selama tahap pendinginan yang dilakukan setelahnya (Delbaere et al., 2016). Cokelat yang diteempering dengan baik akan memiliki karakteristik yang diinginkan, misalnya memiliki kontraksi (mudah dilepas dari cetakan), permukaan yang mengkilap (glossy), keras (snap), serta stabilitas yang optimal pada kondisi penyimpanan normal (Delbaere et al., 2016; Minifie, 1989). read more

Proses Pengolahan Cokelat Dengan Metode Konvensional (2): Conching

ArtikelPengolahan Cokelat Sunday, 4 August 2019

Conching merupakan tahapan lanjutan setelah mixing dan refining. Proses ini adalah proses  penting dalam pembentukan viskositas, tekstur, dan rasa pada cokelat. Kadar air dan rasa asam akan diuapkan, sehingga pada proses ini akan terjadi pembangunan rasa karena pencampuran yang lama pada suhu yang tinggi. Proses ini juga mereduksi ukuran partikel (Minifie, 1989; Awua, 2002).

Proses conching berlangsung selama 16-24 jam dengan penggunaan suhu yang berbeda berdasarkan tipe cokelat yang dibuat. Pada dark chocolate, conching dapat dilakukan pada suhu 70°C yang dilanjutkan hingga mencapai 82°C, adapun untuk milk chocolate dilakukan pada suhu 60°C (Awua, 2002). Agar diperoleh cokelat dengan viskositas yang baik dapat dilakukan penambahan lemak kakao atau  lesitin pada akhir conching agar diperoleh pasta cokelat yang lebih cair (Beckett, 2009; Whitefield, 2005). read more

Proses Pengolahan Cokelat Dengan Metode Konvensional (1): Mixing – Refining

ArtikelPengolahan Cokelat Wednesday, 31 July 2019

Proses konvensional pada pembuatan cokelat mencakup tahap pencampuran (mixing), pengecilan ukuran (refining), dan pembentukan pasta cokelat (conching) (Afoakwa, 2010; Beckett, 2009).

Mixing

Proses pencampuran (mixing) merupakan tahapan pertama dan proses dasar dalam pembuatan cokelat. Dalam proses ini dilakukan pencampuran kakao dengan bahan non kakao (gula, susu bubuk, vanilli, lesitin, dan lainnya) dengan menggunakan suatu wadah tetap atau wadah dengan sistem yang berkelanjutan. Pada industri cokelat skala kecil, proses pencampuran dapat dilakukan menggunakan mixer (Gambar 1) selama 12-15 menit pada suhu 40-50ºC sehingga diperoleh pasta cokelat yang kental. Adapan untuk industri skala besar dapat digunakan mixer yang dilengkapi pengaduk otomatis (Afoakwa, 2010). Tujuan dari proses mixing yaitu agar didapatkan campuran partikel yang homogen antara bahan kakao dan bahan non kakao. read more

12

Recent Posts

  • Pengabdian Tim Kakao FTP UGM: Penerapan Teknologi Tepat Guna untuk Upgrade UMKM Taman Kakao di Kulon Progo
  • Dr. Arifin Dorong Inovasi Hilirisasi Kakao melalui Talkshow Tani On Stage 2025
  • Tim Peneliti Cokelat FTP UGM Tampilkan Inovasi Berbasis Rumput Laut dalam Pameran Sinergi UGM–BRIN
  • Pelatihan Pembuatan Cokelat Praline oleh Tim Pengabdian DTPB UGM sebagai Upaya Diversifikasi Produk Kakao
  • Teknologi Refining Cokelat Jadi Sorotan, Dr. Arifin Jadi Pembicara Guest Lecture di Universiti Putra Malaysia
Universitas Gadjah Mada

Menara Ilmu
Teknologi Mesin dan Alat Pengolah Kakao-Cokelat
Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem
Fakultas Teknologi Pertanian
Universitas Gadjah Mada

Jln. Flora 1. Bulaksumur 55281 Yogyakarta Indonesia
: kakao-coklat.tp@ugm.ac.id
 : +62-274-563-542

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY